March 2, 2008...6:13 pm

Mbak-mbak tiket

Jump to Comments

Disclaimer: untuk yang mudah sakit hati, jangan baca. Jika kebetulan manusia yang bersangkutan ternyata membaca tulisan ini, saya MOHON MAAF. Tapi sumpah, sadar dikit deh. Demi kebaikan diri sendiri kok!

Di kampus gue, untuk masuk lingkungan kampus itu kita harus bayar Rp 2.000,- sekali masuk. Nah, salah satu penjaga tiketnya itu adalah mbak-mbak cantik yang (sayangnya) bermake-up sangat tidak sesuai untuk memberi tiket pagi-pagi. And by sangat, I mean: SANGAT.

Deskripsi yang mungkin bisa membantu lo untuk membayangkan adalah sebagai berikut: bedak yang setingkat LEBIH PUTIH dari warna kulit asli, rambut panjang tergerai dan tampak DIBLOW MASUK, lipstick berwarna bibir, BLUSH ON, dan eye shadow berwarna TERANG seperti PINK atau BIRU MUDA.

Gue sendiri ga tau tujuan dia bermake-up kayak gitu itu apa. Yang pasti, kalo tujuan dia untuk menarik perhatian mahasiswa-mahasiswi kampus gue, dia berhasil.

Kemaren, setelah bujukan untuk nemenin dan jemputan dari Nia di siang hari, akhirnya gue nemenin Nia pergi ke kampus untuk nonton RAN. Pas masuk gerbang kampus, kebetulan si Mbak cantik itu ga ada. Spontan, terjadilah percakapan yang kira-kira berikut:

Gue: Si mbak itu kemane ya?

Nia: Mbak mana?

Gue: yang pake make-up ok itu.

Nia: Oooh… si Dian Sastro KW-3??

Huahahuahuhauhauhauahahha. Sianjing. Kasar banget!!

March 3

Updated:

Tadi siang, muncul lagi pembicaraan tentang si mbak tiket itu dengan anak-anak. Dan abis itu Andira bilang:

Yang paling gue ga tahan itu ALISNYA! Gila ya, alisnya itu udah kayak dipakein make-up artist!

Hauhauhauahuhauahauhahua. Gue ga bisa berkomentar lagi deh. Emang ya, Andira tuh ga bisa direm banget mulutnya! haha

4 Comments


Leave a Reply